Friday, March 12, 2010

AT-TAFRIITH FI ‘AMALIL-YAUMI WA-LAIL

Ibn Hasym ulama dan pujangga juga ahli hukum Andalusia berkata:


<!--[if !supportLists]--> <!--[endif]-->“Cinta itu bagaikan pohon, akarnya menghunjam ke tanah dam pucuknya banyak cabang.”



SUFI ZAMAN TABI’IN : HASSAN AL BASRI DAN SAID BIN MUSAYYAB - mendekati Allah swt dengan sifat takut (kepada Allah dan neraka)dan sedih



SAID BIN MUSAYYAB t


“tidak ada orang yang benci mati melainkan orang yang ragu. Kerana seorang kekasih dalam segenap waktu, tidak pernah benci berjumpa dengan kekasihnya.”



CINTA ADALAH ANUGERAH YANG TERINDAH DARI MAHA PENCIPTA.


<!--[if !supportLists]--><!--[endif]--> Syariat Allah mengatur manusia untuk mengelola perasaan cintanya sehingga menghasilkan cinta yang lebih dalam, murni dan abadi iaitu cinta Allah swt.




JIKA TELAH TERSASAR : LALUILAH 5 M:


<!--[if !supportLists]--> <!--[endif]-->Mujahadah


<!--[if !supportLists]--> <!--[endif]-->Muraqabah


<!--[if !supportLists]--> <!--[endif]-->Muhasabah


<!--[if !supportLists]--> <!--[endif]-->Mu’ahadah


<!--[if !supportLists]--> <!--[endif]-->Mu‘aqabah



No comments:

Post a Comment